Pendidikan & Kesehatan

Dukung Ganjar Mahfud, Forum Santri dan Ulama Jatim Gelar Dialog Kebangsaan di Ponpes Al Amin, Jati Banteng Situbondo

Tema "Santri Bicara Demokrasi" 

Jatim detik – Forum Santri dan Ulama menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Santri Bicara Demokrasi” dilakukan Pada Jumat (2/2/2024) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin, Jati Banteng Situbondo. Dialog Kebangsaan dihadiri oleh Pengasuh Ponpes Al Amin, dan dua narasumber Ustadz Nur Hasan (Ketua FKDT) dan Ustadz Fairizal Ridho dan sejumlah ratusan santri dan alumni.

Kyai Syamsul Arifin dalam sambutannya menyampaikan perlunya wawasan kebangsaan yang menitik-beratkan cinta tanah air dan bangsa, salah-satunya diwujudkan dengan mengadakan dialog kebangsaan seperti ini, agar santri atau alumni pondok pesantren mengetahui perkembangan politik atau pemilu.

lebih lanjut Kyai Syamsul sangat senang dan semangat terhadap kegiatan semacam ini supaya santri mengetahui wakil rakyat yang akan di pilih untuk memimpin bangsa negara ini selama lima tahun ke depan. “Siapa figur-figur calon presiden yang layak untuk kita pilih,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan Nasum pertama Ustadz Nurhasan mengatakan yang harus di pilih dalam pilpres ke depan adalah paslon yang mengerti kehendak masyarakat, dekat dengan santri dan ulama. “Pak Ganjar Ini walaupun nasionalis, juga dekat dengan santri dan ulama, dan mempunyai pengalaman jadi DPR dan Gubernur. Proses pencalonannya juga bagus tidak ada indikasi penyalahgunaan wewenang Maka rekam jejak Paslon ini penting untuk kita lihat.,” terangnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pilihan kita santri adalah Paslon No. 3 Ganjar Mahfud “Pak Mahfud ini dari Madura ini yang paling penting kalau ada orang madura mengapa milih yang lain,” tuturnya.

Nasum kedua Fairizal Ridho mengatakan, hal yang mesti dipahami adalah kontek hukum terkait dengan tiga paslon capres dan cawapres. Dalam hal ini, masyarakat, santri harus mampu memilih paslon yang mampu menegakkan konstitusi di Indonesia.

Ustadz Asy’ri menambahkan capres yang hari ini mempunyai konsen dalam penegakan hukum adalah Prof Mahfud. Cawapres no 3 adalah Pendekar Hukum yang mesti dijadikan tauladan. “Beliau telah berhasil membaca arah hukum dan menegakkan kedaulatan hukum di Indonesia dan beliau kebetulan menjadi kontestan Paslon No. 3 bersama Bapak Ganjar,” jelasnya.

Ustadz Asy’ari mengatakan memilih pasangan calon yang mempunyai manfaat besar untuk bangsa Indonesia. Paslon 1 dan Paslon 2 baik, baik tetapi masih mempunyai banyak isu- isu yang kontra prosuktif untuk bangsa. “Pilihlah Paslon yg terbaik untuk bangsa Indonesia khususnya madura,” ajaknya.

Nasum kedua Gus Hasun menyampaikan bahwa Mahfud adalah putra madura tentunya ini adalah pilihan terbaik yang menjadi harapan baru untuk Indonesia lebih baik, Menurutnya Ganjar dan Mahfud menjadi pilihan tarbaik untuk masyarakat Indonesia.

Forum Dialog Kebangsaan diakhiri bersama-sama menyatakan dukungan kemenangan Paslon 03 Ganjar Mahfud. kemenangan Paslon 3 Ganjar Mahfud untuk Indonesia Lebih Baik.(ris)

Related Articles

Back to top button