Pendidikan & Kesehatan

Dukung Ganjar Mahfud, Forum Santri dan Ulama Jatim Gelar Dialog Kebangsaan di Ponpes Al Munawwarah Kab Sumenep

Tema "Santri Bicara Demokrasi"

Jatim detik – Forum Santri dan Ulama menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Santri Bicara Demokrasi”, Kamis (1/2/2024) bertempat di Pondok Pesantren Al Munawwarah Kabupaten Sumenep. Dihadiri oleh ratusan santri, dalam kesempatan Dialog Kebangsaan Hadir Pengasuh Ponpes Al Munawwarah KH. Moh Ashim Zain, Husnan dan Ustadz Ahmad Asy’ari Alfarisi.

Kyai Ashim dalam sambutannya menyampaikan perlunya wawasan kepemiluan terhadap santri dan alumni sehingga akan dapat mengerti mekanisme pemilu dan siapa-siapa yang akan pilih nanti pada saat Coblosan tanggal 14 Pebruari 2024 , baik untuk DPR, DRRD Daerah Provinsi dan DPRD Daerah Kabupaten dan Kota juga untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Dia mengatakan santri harus mengetahui siapa yg akan dipilih, jangan asal dipilih karena viral, karena ganteng dan lain lain, tetapi santri harus bisa memilih berdasarkan visi, misi dan rekam jejak dari perwakilan tersebut, terutama untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, karena Capres dan Cawapres itulah yang akan mengemban pemerintahan selama 5 tahun kedepan.

Lebih lanjut dia menambahkan pilihlah yang terbaik rekam jejaknya misalnya apakah capres dan cawapres tersebut bersih, amanah apa tidak. adakah Capres tidak pernah tersangkut KKN atau tidak ?. “Saya yakin santri-santri akan tahu siapa yang layak dan terbaik dari 3 paslon tersebut,” ujarnya.

Kyai Azim sangat merespon baik Dialog santri bicara demokrasi seperti acara ini. Kemudian dilanjutkan Nasum pertama Ustadz Ahmad Asy’ari Alfarisi mengatakan hal yang mesti dipahami adalah kontek hukum terkait dengan tiga paslon capres dan cawapres, misalnya telah terjadi pemanfaatan kekuasan salam hukum di Indonesia. Nah kita harus mampu memilih paslon yang mampu menegakkan konstitusi di Indonesia,” bebernya.

Ustadz Asy’ri menambahkan capres yang hari ini mempunyai konsen dalam penegakan hukum adalah Prof Mahfud. Cawapres Paslon. No 3 adalah Pendekar Hukum yang akan dijadikan tauladan. “Beliau (Mahfud) telah berhasil membaca arah hukum dan menegakkan kedaulatan hukum di Indonesia dan beliau kebetulan menjadi kontestan Paslon No. 3 bersama Bapak Ganjar,” terangnya.

Lebih lanjut Ustadz Asy’ari mengatakan kita harus memilih pasangan calon yg mempunyai manfaat besar untuk bangsa Indonesia. Paslon 1 dan Paslon 2 baik, tetapi masih mempunyai banyak isu- isu yang kontra prosuktif untuk bangsa.

“Ada kasus kejahatan HAM, penyalahgunaan kekuasaan dan lain lain. terakhir hasil pilihlah Paslon yg terbaik untuk bangsa Indonesia khususnya madura,” ujarnya.

Nasum kedua Gus Hasun menyampaikan bahwa Mahfud adalah putra madura tentunya ini adalah pilihan terbaik yg menjadi harapan baru untuk Indonesia lebih baik. “Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud menjadi pilihan terbaik untuk masyarakat Indonesia,” ajaknya.

Forum Dialog Kebangsaan diakhiri bersama-sama menyatakan dukungan kemenangan Paslon 03 Ganjar Mahfud. kemenangan Paslon 3 Ganjar Mahfud untuk Indonesia Lebih Baik.(ris)

Related Articles

Back to top button