Muswil LDII Jatim ke 10, Ajak Warga LDII Bersikap Dewasa dan Tak Terprovokasi oleh Dinamika Politik

Jatim detik – Musyawarah Wilayah (Muswil) ke 10 Tahun 2025 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan warga LDII untuk memperkuat peran organisasi dalam pembangunan bangsa.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII, KH Ir Chriswanto Santoso, M.Sc menegaskan bahwa evaluasi kinerja organisasi merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas dan kebermanfaatan LDII di masa mendatang.
“Selama ini peran LDII di Jawa Timur sudah sangat baik, bahkan menjadi motor penggerak. Namun, tetap dibutuhkan evaluasi karena manusia tidak luput dari kelemahan. Evaluasi ini diharapkan mampu membawa LDII semakin solid dalam lima tahun ke depan,” ujarnya saat ditemui di Gedung Serba Guna Ponpes Sabilurroyidin, Jl. Gayungan PTT No 95 Surabaya, Sabtu (30/08/25).
Selain menyoroti pentingnya perbaikan internal, Chriswanto juga menekankan perlunya menjaga stabilitas sosial dan keamanan negara. Dalam rekomendasinya, ia mengimbau seluruh warga LDII agar mampu menahan diri, bersikap dewasa, dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika politik.
Dalam forum Muswil tersebut, Chriswanto menyampaikan lima poin strategis yang menjadi perhatian LDII:
1. Ucapan Bela Sungkawa
LDII menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Kurniawan, seorang tokoh yang dinilai berjasa. Pihaknya berharap pengorbanan almarhum menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat.
2. Ajakan kepada Elit Politik
Ia mengingatkan para pemimpin bangsa, baik eksekutif maupun legislatif, agar lebih peka terhadap kondisi sosial. Ketidakpedulian pejabat, menurutnya, hanya akan menambah keresahan rakyat.
3. Perbaikan Akses Komunikasi
KH Amrodji menekankan perlunya ruang komunikasi yang terbuka antara pemerintah, elit politik, dan masyarakat, sehingga aspirasi rakyat bisa tersampaikan dengan baik.
4. Penegakan Hukum yang Tegas dan Adil
LDII mendorong aparat penegak hukum, khususnya Polri, untuk menindak setiap pelanggaran sesuai aturan demi terciptanya rasa keadilan di masyarakat.
5. Seruan Persatuan Warga LDII
Seluruh warga LDII diingatkan agar tetap bersatu, bersikap bijak, dan menahan diri menghadapi berbagai isu yang berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk memecah belah.
Dalam kesempatan itu, dia menyatakan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengatasi persoalan sosial dan menjaga stabilitas nasional. Ia optimistis kepemimpinan Presiden mampu meredam gejolak yang muncul.
Selain itu, pihaknya telah menggandeng berbagai organisasi kemasyarakatan, baik Islam maupun lintas agama, guna memperkuat persatuan.
“Peran ormas sangat penting dalam meredakan ketegangan di tengah masyarakat. Arahan Ketua Umum jelas, kita harus ikut menenangkan suasana dan menjaga kebersamaan. Kami percaya pemerintah pun akan memberi perhatian serius pada hal ini,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa untuk merawat persatuan dan bersatu menghadapi tantangan zaman. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan, menghindari konflik, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tuturnya.

Ketua LDII Jatim KH Amrodji Konawi menyampaikan pandangannya mengenai kondisi bangsa. Ia menekankan pentingnya peran LDII dalam menjaga persatuan dan ikut serta dalam pembangunan daerah maupun nasional. “Semoga bangsa Indonesia kembali membaik seperti sedia kala,” tutur Amrodji.
Amrodji juga mengungkapkan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas dukungan yang diberikan kepada LDII Jatim selama ini. Menurutnya, perhatian dari pemerintah provinsi menjadi salah satu penguat semangat organisasi.
“Kami selalu disupport oleh Ibu Gubernur Khofifah, salah satunya dengan memberikan bantuan berupa dua mobil, yakni satu unit Hiace dan satu unit Luxio,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Admintrasi Umum Sekdaprov Jatim KH Akhmad Jazuli, mewakili Gubernur Jawa Timur menjelaskan bahwa Khofifah tidak bisa hadir karena harus mengikuti rapat secara daring bersama Menteri. “Bu Khofifah sebenarnya ingin hadir langsung, namun pada saat yang sama beliau ada rapat Zoom dengan Menteri. Karena itu, saya diminta untuk mewakili beliau,” ujar Jazuli.
Dalam kesempatan tersebut, Jazuli juga membacakan pesan khusus dari Khofifah yang memberikan apresiasi terhadap kiprah LDII Jatim. “LDII Jatim makin kuat di tangan Amrodji,” kata Jazuli saat menyampaikan pesan Gubernur.
Muswil ke-10 LDII Jatim diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara LDII, pemerintah, dan masyarakat. Melalui penguatan SDM profesional religius, LDII Jatim bertekad melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia demi kemajuan bangsa. (ris)



