Umum

KN SAR 249 Permadi Lakukan Medevac, Penumpang Kapal Dharma Rucitra VII Meninggal Tak Sempat Ditangani Tim Medis

Jatim detik – Selasa (25/09) sekitar pukul 05.25 WIB, salah satu penumpang Kapal Dharma Rucitra VII Rute Surabaya – NTT mengalami tak sadarkan diri dan meninggal dunia setelah mengeluhkan sakit asam lambung. Hal ini dilaporkan oleh VTS ke tim siaga Kantor SAR Surabaya untuk mendapatkan bantuan evakuasi medis (medevac).

Mendapatkan laporan ini, satu tim rescue segera diberangkatkan dengan KN SAR 249 Permadi untuk menuju perairan Karang Jamuang Gresik dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sekitar pukul 11.18 WIB, KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi KM Dharma Rucitra VII dan memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk melakukan proses tender.

Setelah berhasil melakukan tender, tim rescue melakukan pemindahan jenazah penumpang atas nama Abraham X (38) warga asal Sika NTT.

“Setelah proses transfer selesai, KN SAR Permadi kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak bersama dengan anak korban,” jelas Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya.

Setibanya di Dermaga Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada pukul 14.00 WIB, Kantor SAR Surabaya menyerahkan jenazah korban kepada operator pelayanan PT. Dharma Lautan Utama (PT. DLU) dan juga keluarga korban.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Usaha PT DLU, Rakhmatika Ardianto membenarkan ada penumpang Kapal Dharma Rucitra VII meninggal.”Iya mas, kondisi akibat serangan jantung mas,” ujarnya dikonfirmasi.

Ketika ditanya apa korban meninggal belum sempat ditangani tim medis?dijawab, Iya mas..karena yang bersangkutan (korban, red) terkena serangan jantung

Rakhmatika menjelaskan, karena ini sifatnya bukan kecelakaan maka tidak dapat dari asuransi. “Kita hanya beri santunan dari perusahaan dan bantuan ambulan saja,” pungkasnya. (ris)

Related Articles

Back to top button