Pendidikan & Kesehatan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gelar Sosialisasi Nilai Keberagaman Sejak Dini di TK & PG Sarinah

Jatim detik — Mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi nilai-nilai keberagaman pada anak usia dini di TK & PG Sarinah, Sidoarjo, Rabu (3/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Agama yang bertujuan menanamkan sikap toleransi dan saling menghargai sejak usia dini.

Sosialisasi dirancang secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Materi yang disampaikan tidak berfokus pada satu ajaran agama tertentu, melainkan menekankan nilai-nilai universal yang diajarkan oleh semua agama, seperti hidup rukun, saling menghormati, dan menerima perbedaan. Penyampaian materi dilakukan melalui cerita sederhana, media visual, serta contoh perilaku yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.

Taufikurrahman, pembina kegiatan menjelaskan bahwa program sosialisasi ini merupakan tahapan lanjutan dari pembelajaran di kelas. Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep moderasi beragama secara teoritis, tetapi juga mampu menjadi agen pionir di masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai moderasi tersebut dapat dipraktikkan secara nyata di lembaga masing-masing sesuai dengan konteks lingkungan sekitar.

Untuk menjaga antusiasme peserta, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang melibatkan gerakan ringan dan permainan singkat. Suasana kelas menjadi lebih hidup dan membantu anak-anak kembali fokus sebelum memasuki kegiatan inti. Pendekatan ini dipilih karena peserta masih berada pada usia dini dengan rentang konsentrasi yang terbatas.

Pada kegiatan inti, anak-anak diajak membuat poster kerukunan dengan metode tempel-menempel menggunakan kertas warna-warni. Setiap potongan kertas disesuaikan dengan jawaban dari pertanyaan sederhana seputar keberagaman yang telah disampaikan sebelumnya. Melalui aktivitas ini, anak-anak tidak hanya belajar secara visual, tetapi juga melatih motorik, kerja sama, dan keberanian dalam mengekspresikan pendapat.

Hasil karya poster kemudian didokumentasikan sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi peserta. Anak-anak tampak antusias dan bangga menunjukkan hasil karya mereka, sementara guru pendamping menilai kegiatan ini efektif dalam menanamkan nilai toleransi secara menyenangkan. Kegiatan ditutup dengan pembagian snack dan penutupan singkat dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap nilai-nilai keberagaman dan moderasi beragama dapat mulai tertanam sejak dini dan terus berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan agama dapat disampaikan secara inklusif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan masyarakat yang majemuk. (vin)

Related Articles

Back to top button