Cetak Pemuda Nasionalisme Cinta NKRI, LDII Jatim Beri Diklat Kader Pemuda

Jatim detik – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatim pagi tadi memberikan pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepada para Kadernya. Dengan adanya Diklat ini diharapkan akan mampu mencetak pemuda LDII yang unggul, memiliki semangat patriotisme dan nasionalisme cinta terhadap bangsa dan negara kesatuan republik indonesia.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Prov Jawa Timur, Supratomo, dalam sambutannya pada acara kegiatan diklat kader dan pelantikan pemuda LDII Provinsi Jawa Timur, dengan tema “Membangun Pemuda Berkarakter Pancasila dan Cinta Tanah Air demi Tegaknya NKRI” pada Sabtu (30/10), di Aula Ponpes Sabilurrosyiddin Annur, Gayungan, Surabaya mengatakan, generasi muda agar memiliki kemampuan dalam menghadapi bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya berpesan pada generasi muda agar menguasai trilogi kecakapan di abad 21. Pertama, pemuda harus memiliki karakter untuk beradaptasi terhadap lingkungan yang dinamis karena perubahan terus-menerus akan terjadi, salah satunya perkembangan teknologi, ” kata Supratomo.
Yang kedua, lanjut Supratomo, pemuda harus memiliki kompetensi dalam memecahkan masalah yang kompleks. “Maka dalam hal ini pemuda harus belajar berorganisasi. Dalam berorganisasi nantinya akan dijumpai berbagai masalah dari berbagai sudut dan bersama-sama belajar memecahkan masalah,” ujarnya.
Dia mencontohkan LDII Jawa Timur yang baru saja melantik Pemuda LDII sebagai kader dalam berorganisasi. “Ternyata embrio-embrio ini sudah ada di kabupaten/kota menurut pak ketua (LDII Jatim) ini tadi. Tinggal menyusun di tingkat Provinsi dan ini sudah ada, tinggal dilaporkan di Bakesbangpol, ” imbuhnya.
Ketiga, membangun literasi di generasi muda agar membudayakan membaca dan menulis. Menurutnya dengan rajin membaca dan menulis akan lahir generasi yang berpikiran kritis dan inovatif dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jatim Amrodji Konawi mengatakan, LDII sebagai bagian bangsa dan salah organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut serta menjaga generasi penerus bangsa menjadi tetap baik, bahkan lebih baik, sebab hal ini sudah menjadi amanah konstitusi melalui Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan.
Secara internal, berbagai program pembinaan telah disusun secara komprehensif dan saling terintegrasi, mulai tingkat Pimpinan Anak Cabang, Pimpinan Cabang, Dewan Pimpinan Daerah, Dewan Pimpinan Wilayah bahkan sampai Dewan Pimpinan Pusat.
Secara eksternal, LDII menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan, Kementerian/Lembaga Negara, dan Organisasi Kemasyarakatan Diklat Kader Pemuda ini menjadi bukti konkret bahwa LDII sangat peduli terhadap terhadap pengembangan dan pemberdayaan pemuda.
Hal ini sejalan dengan 5 program prioritas Kemenpora tahun 2020-2024 diantaranya pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan dan juga penguatan ideologi Pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan pemuda.
Lebih lanjut dia mengatakan, LDII sangat mendorong para pemuda untuk bisa berpikir kritis dan solutif atas permasalahan bangsa, berbudi luhur, menghormati perbedaan , mandiri, dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
Melalui pengajian-pengajian di masjid yang dikelola LDII, para pemuda ditanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamiin, menjadi pribadi yang berakhalaqul karimah, serta mandiri dalam berpikir dan bersikap serta bertindak, yang pada akhirnya diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang profesional religius.
“Oleh karenanya kami berpesan kepada generasi muda, bercita-citalah setinggi langit karena andaikata kalian jatuh kalian masih berada di antara bintang-bintang yang gemerlap,” tuturnya.
Dia menambahkan, Pembinaan generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan semua anak bangsa. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, perlu kerukunan, kekompakan dan kerjasama yang baik antar elemen bangsa,” pungkasnya.
Ketua Pemuda LDII Jawa Timur Candra Setya Buana berharap kepada para Pemuda LDII yang telah dilantik memiliki komitmen yang sama untuk memajukan organisasi ini ke arah yang lebih baik, serta dapat bersinergi, baik dengan pemerintah serta seluruh Organisasi Kepemudaan yang ada, dalam rangka mensukseskan program-program Pemerintah, sebagai wujud Kontribusi kepada Bangsa dan Nergara.
Candra menjelaskan bahwa pemuda itu mempunyai peran dan posisi yang sangat strategis, baik pada masa sebelum maupun setelah Kemerdekaan.
“Pada masa Orde Baru, pemuda tampil sebagai pelopor perubahan (Agent of Change). Bahkan sejarah juga membuktikan bahwa pemuda memiliki peran penting, dengan semangat yang berkobar dalam rangka Kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” ujarnya.
Candra menegaskan bahwa nilai-nilai kekokohan sebagai pemuda adalah salah satu tonggak yang perlu di arahkan, dibina dan di tingkatkan.
“Pemuda itu memiliki potensi yang sangat besar, jika kita tidak melakukan pembinaan secara concern dan continue, maka potensinya tidak akan bisa tergali dan dimanfaatkan secara tepat dan optimal , semangatnya jadi lemah, bahkan yang lebih buruk lagi, menggunakan potensinya untuk hal-hal yang tidak baik,” paparnya. (ris)



